Mencermati Strategi Negosiasi Pilpres 2009 Mei 16, 2009
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: capres, cawapres, negosiasi, pemilu, pilpres, Strategi
1 comment so far
Sungguh menarik mengikuti perkembangan peserta capres-cawapres yang bakal tampil pada pilpres kita kali ini. Memang Negosiasi untuk membentuk koalisi sepertinya tidak terlalu agresif dibandingkan dengan pilpres tahun 2004 lalu, yang terlihat agresif hanya Partai Golkar dalam menjalin hubungan dengan partai lain bahkan sejak sebelum pilihan legilatif lalu. Meskipun demikian, untuk kepentingan koalisi di parlemen, sudah terbaca sejak awal dimana telah terbentuk koalisi besar yang dimotori Golkar-PDI-P dengan beberapa partai lain. Namun untuk koalisi pilpres kali ini, partai-partai dengan perolehan suara relatif besar (Demokrat, Golkar dan PDI-P yang masing-masing mengusung capresnya sendiri) nampaknya cenderung berharap, sedangkan partai-partai kecil lainnya nampak cenderung menunggu, meskipun pada akhirnya hingga sabtu malam (15/05/09) mulai terlihat jelas bahwa pada pilpres nanti akan ada 3 (tiga) capres-cawapres, dan berita ini menjadi semakin kuat setelah ketiga capres-cawapres tersebut mendaftarkan diri ke KPU (16/05/09). Namun yang menarik untuk dicermati adalah bagaimana strategi negosiasi yang dilakukan oleh masing-masing partai pengusung capres (Demokrat, Golkar dan PDI-P) terhadap mitra koalisinya menjelang kesepakatan siapa capres dan cawapres yang mereka usung atau dukung. Bolehlah kiranya sedikit menganalisis bagaimana pola strategi yang mereka gunakan meskipun hanya kulitnya saja, dimulai dari peserta pertama yang mendaftar ke KPU yaitu JK-WIN disusul dengan MEGA-PRO dan terakhir SBY BERBUDI.










