Mencermati Banting Harga TELKOMNet Instan Februari 8, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: telkom, telkomnet, telkomnet instan
6 comments
Baru-baru ini PT. Telkom, Tbk. menerapkan strategi banting harga telkomnet instan sejak bulan Januari 2008 kemarin yaitu melalui paket berlangganan. Upaya ini dilakukan untuk mendongkrak penjualan akses internet telkomnet instan yang belakangan ini kurang bergairah karena kalah bersaing dengan telkom speedy (dan juga dengan provider internet lain). Maklum saja bandwidth yang ditawarkan sangat kecil, idealnya praktis hanya mampu diakses 1 (satu) komputer saja karena harga yang ditawarkan jatuhnya lebih mahal (jika dibandingkan dengan sewa internet di warung internet) sehingga wajar saja penjualannya kurang bergairah. Memang kalau dibandingkan dengan akses broadband masih tergolong murah, apalagi jika dibandingkan dengan akses internet dengan 3.5G atau HSDPA.
Gong Xi Fa Chai: Selamat Datang Keberuntungan Baru Februari 7, 2008
Posted by amirmahmuds in Serba-Serbi.Tags: Gong Xi Fa Chai, Shio Tikus
1 comment so far
Bulan Februari mengingatkan kita pada warga Tionghoa karena bulan Februari merupakan bulan dimana ada hari terjadi pergantian tahun baru Cina atau Imlek. Ada yang optimis menghadapi tahun baru ini dan ada juga yang harap-harap cemas bagi mereka yang bisnisnya sedang mengalami penurunan, namun meskipun demikian, orang Cina terkenal gigih dan ulet dalam menjalankan satu usaha sehingga meskipun misal bisnisnya mengalami penurunan, mereka tetap gigih berusaha untuk bangkit kembali. Mengapa demikian, karena bisnis bagi orang Cina bisnia itu selain untuk meningkatkan taraf hidup, juga ibarat harga diri yang harus dipertahankan (seperti diungkapkan Ann Wang Seng (2006) dalam buku best sellernya di Malaysia “Rahasia Bisnis Orang Cina”), sehingga dari semangat ini tercipta budaya yang kuat dalam berbisnis sehingga tidak heran kalau orang Cina mendominasi perdagangan internasional.
Inovasi Apple: Era Internet Semakin Mantap Februari 7, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: Apple, MacBook Air
add a comment
Berapa waktu lalu, perusahaan komputer paling inovatif di dunia yaitu Apple, Inc. meluncurkan laptop paling tipis di dunia di Macworld Conference & Expo di San Fransisco yaitu MacBook Air, tebalnya hanya 1,92cm pada titik paling tebal dan 0.4cm pada titik paling tipis dengan bobot hanya 1.36kg. Untuk menunjukkan tipisnya laptop ini, CEO Apple Steve Jobs mengeluarkannya dari sebuah amplop manila standar. Jika dilihat dari fiturnya, salah satu hal yang menarik adalah bahwa laptop ini tidak disertai optical drive (meskipun secara opsional disediakan dengan pembelian terpisah). Stave Jobs menjelaskan bahwa komponen itu tidak lagi sepenting dulu karena sekarang adalah jamannya internet. Siapa saja dapat dengan mudah men-download file-file yang dibutuhkan dari internet. Perlu diketahui pula bahwa Apple juga merupakan yang pertama mendepak disk drive. Jika ingin menonton DVD, Apple juga telah meluncurkan bisnis baru yaitu menyewakan film secara online lewat iTune store sehingga pelanggan bisa menonton secara online atau mendownlodnya terlebih dahulu.
Strategi Perluasan Bisnis: Sebuah Pilihan Februari 6, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: Brand Extension
1 comment so far
Ketika suatu bisnis itu berkembang pesat, terkadang ada keinginan dari pemilik atau manajer untuk mengembangkan sayap bisnisnya. Setelah dipertimbangkan dengan matang kira-kira bisnis apa yang tepat untuk dipilih, akhirnya sampailah pada suatu pilihan bisnis tertentu, namun terkadang pilihannya ternyata jenisnya berbeda dengan bisnis utama. Sekedar contoh sederhana untuk UKM non-industri misalnya bisnis utamanya adalah perdagangan atau jasa IT seperti komputer, handphone dan gadget kemudian ingin mengembangkan bisnisnya ke cafe atau restoran. Meskipun jenisnya berbeda dari bisnis utama, pilihan tersebut tidak selamanya keliru jika didukung dengan data-data autentik (tidak asal ikut-ikutan trend) dan juga didukung oleh naluri bisnis sang pemilik atau manajer sehingga dugaan adanya peluang bisnis tersebut semakin kuat dan tidak keliru. Namun yang perlu dicermati secara hati-hati adalah ketika menentukan suatu nama (bisa nama produk, atau nama toko atau usaha) untuk bisnis baru tersebut, kira-kira nama apa yang tepat untuk gunakan. Apakah menggunakan nama baru atau tetap menggunakan nama lama seperti nama bisnis utamanya.
Mencermati Manuver Google: Perspektif Seni Perang Februari 5, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: Manuver, Sun Tzu
add a comment
Semakin menarik saja mengamati drama rencana akuisisi Microsoft terhadap Yahoo belakangan ini. Negosiasi antar mereka semakin alot saja. Di satu sisi, Microsoft ingin akuisisi ini segera terlaksana, namun di sisi lain, dengan diulur-ulurnya rencana akuisisi ini, Yahoo terkesan merasa keberatan melepasnya kepada Microsoft, selain itu dia juga (mungkin) dia menunggu tawaran harga yang tertinggi dari Microsoft. Namun semakin menarik lagi ketika mengamati sepak terjangnya Google dalam menghadapi rencana akusisi ini. Google sepertinya menyerang Microsoft agar regulator turut bertindak mengawasi rencana ini dengan tema “monopoli” karena dikhawatirkan bakal merusak persaingan usaha dalam bisnis web. Drama segi tiga ini nampaknya semakin menarik saja untuk ditunggu perkembangannya.
Bisnis Berorientasi Pasar: Secuil Tinjauan Februari 5, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: market-oriented business
1 comment so far
Sering kita dengar bahwa bisnis yang berhasil itu salah satunya dapat dicapai jika konsep bisnis tersebut berorientasi pasar. Apa itu bisnis yang berorientasi pasar (market-oriented) ? Banyak pakar mendefinisikan istilah ini, namun dari konteksnya mungkin pembaca sudah bisa menebak. Definisi sederhananya merupakan bisnis yang dijalankan dengan memperhatikan arah pergerakan atau permintaan pasar. Namun yang menarik untuk dikaji adalah variabel apa saja yang terkandung dalam istilah ini? banyak pakar yang merinci variabel-variabel tersebut. Namun ringkasnya seperti yang sering digunakan oleh peneliti dalam risetnya (seperti Antonopoulos, 2000), setidaknya ada 3 (tiga) variabel didalamnya yaitu: 1) berorientasi pelanggan, 2) berorientasi pesaing, dan 3) koordinasi antar fungsi internal.
Membunuh Dengan Pisau Pinjaman Februari 4, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: Sun Tzu
1 comment so far
Tidak dapat dipungkiri bahwa strategi Cina kuno (seperti Sun Tzu’s Art of War) hingga kini masih relevan diterapkan baik di dunia bisnis bahkan politik. Salah satu strategi yang cukup menarik untuk saya cermati adalah Membunuh Dengan Pisau Pinjaman yang diartikan oleh pengamat dengan makna: “melibatkan (manfaatkan) alat orang lain untuk mencapai maksud anda” (McGrath, 2004). Jika dipandang dari perspektif bisnis (manajemen), strategi ini menurut saya mengandung makna Mendelegasikan Karyawan. Istilah delegasi bukanlah hal baru di bidang manajemen. Dari sudut pandang atasan, makna sederhananya merupakan upaya meminta bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas yang dikehendakinya untuk tujuan perusahaan ( kadang juga untuk tujuan pribadinya..! ). Namun yang menarik untuk dianalisis adalah apakah dengan mendelegasikan karyawan itu suatu tujuan dapat dengan mudah tercapai, atau jika dikaitkan dengan strategi ini: Apakah musuh dapat terbunuh jika pisau pinjaman tersebut ternyata tumpul. Istilah delegasi nampaknya kurang relevan lagi dewasa ini. Barangkali makna yang lebih tepat adalah Memberdayakan Karyawan. Istilah ini memiliki makna yang lebih dalam, lebih dari sekedar mendelegasikan karyawan, karena jika karyawan diberdayakan maka kemampuan mereka dapat semakin tajam, dan bukan tidak mungkin bahwa musuh akan dapat terbunuh jika pisau yang dipinjam itu ternyata cukup tajam. Ada komentar lain ?










