jump to navigation

Dana Pinjaman Microsoft Untuk Akuisisi Yahoo Februari 8, 2008

Posted by amirmahmuds in Keuangan.
Tags: ,
trackback

microsoft.jpgMicrosoft sepertinya sangat hati-hati dalam menyiapkan dana rencana membeli Yahoo. Diperkirakan sebagian dana pembelian itu dipersiapkan melalui pinjaman. Belum dijelaskan secara rinci dari mana sumber dana pinjaman tersebut. Rencananya, dari total USD 44,6 Milyar harga yang ditawarkan untuk beli Yahoo, dana tunai yang dipersiapkan Microsoft sebesar USD 21 Milyar (Jawa Pos, 06/02/08). Itu artinya sisa dana yang dibutuhkan itu dicarikan dari pinjaman. Dari penawaran tersebut, berarti harga saham Yahoo ditawar USD 31 per lembar saham. Meskipun CEO Microsoft Steve Balmer menilai bahwa harga penawaran tersebut terlalu tinggi, namun menurut para analis menilai bahwa harga tersebut masih di bawah harga perusahaan karena akhir Oktober tahun lalu, saham Yahoo pernah diperdagangkan USD 34.08 per lembar. Itu artinya, Yahoo masih bisa menolak penawaran tersebut. Diperkirakan jika masih serius membelinya, Microsoft akan menaikkan tawarannya. Sekedar informasi bahwa harga saham yahoo di Nasdaq Senen lalu naik USD 95 sen menjadi USD 29.33 per lembar, sedangkan saham Microsoft anjlok USD 26 sen dan ditutup pada level USD 30.19 per lembar.

Strategi pembelian yang sebagian disiapkan melalui pinjaman ini merupakan langkah hati-hati Microsoft karena untuk menghindari resiko pembengkakan pajak yang harus dibayar. Karena seperti diketahui bahwa Yahoo mengalami penurunan laba, dan jika digabung dengan Microsoft maka peningakatan laba Microsoft tidak terlalu naik fantastis. Jika pembelian tersebut sebagian didanai melalui pinjaman, maka kewajiban pajaknya tidak naik drastis pula, namun secara riil, nilai aktiva bersih yang akan dimiliki Microsoft nantinya justru akan meningkat tajam. Langkah ini dilakukan untuk mengimbangi besarnya dana yang dikeluarkan Microsoft untuk pembelian tersebut. Dari indikasi ini dapat ditebak bahwa Microsoft tampak menilai bahwa harga penawaran tersebut masih relatif mahal. Hal ini sah-sah saja bagi perusahaan yang berencana membeli perusahaan lain. Namun yang terpenting adalah proporsi antara pinjaman dengan dana sendiri dalam membeli Yahoo harus dipertimbangkan secara akurat. Akan tetapi, yang mungkin dikhawatirkan Microsoft adalah jika Yahoo masih menaikkan tawarannya sehingga menyebabkan dana yang perlu dipersiapkan Microsoft semakin besar.

Komentar»

No comments yet — be the first.