Keraguan Hak Angket DPR Tentang BBM Juni 30, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: bbm, hak angket
1 comment so far
Benarkah hak angket dimanfaatkan untuk menurunkan harga BBM, lantas bagaimana dengan sikap DPR beberapa waktu lalu yang mempersilahkan pemerintah untuk menaikkan harga BBM lagi jika dipandang jarak antara harga jual BBM domestik dengan luar negeri semakin melebar. Apakah ini permainan isu semata yang digulirkan DPR menjelang pemilu tahun depan atau hanya untuk meredam demo, lantas apa manfaat dari hak angket ini. Coba simak berita dari salah satu situs berikut:
DPR Persilakan Pemerintah Naikkan BBM Lagi
Pemerintah dipersilahkan untuk menyesuaikan harga bahan bakar minyak atau BBM di dalam negeri untuk kedua kalinya pada tahun 2009 jika dipandang jarak antara harga jual BBM domestik dengan luar negeri semakin melebar. Itu dimungkinkan karena DPR kembali memberikan ruang kebijakan yang sama seperti kewenangan yang diberikan dalam APBN Perubahan 2008.
Privatisasi BUMN: Dualisme Mindset yang Sulit Disatukan Mei 26, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: anti-privatisasi, bumn, mindset, privatisasi, privatisasi bumn
1 comment so far
Mendekati masa-masa pemilu seperti sekarang ini, semangat kebangkitan, kebangsaan, dan kerakyatan (keberpihakan pada rakyat) sudah mulai banyak didengungkan belakangan ini terutama oleh partai atau kandidat/elite partai yang akan bertarung di arena politik nanti. Apalagi sehabis memperingati 1 abad kebangkitan Indonesia beberapa waktu lalu, peringatan tersebut sepertinya banyak dijadikan moment yang tepat untuk kepentingan politik khususnya dalam memperjuangkan partainya. Tidak hanya itu, masalah kenaikan harga BBM dan krisis pangan juga tidak kalah menariknya untuk dijadikan moment yang tepat demi perjuangan politik mereka. Rakyat sepertinya lupa kalau ada yang perlu diperhatikan yang juga masih terkait dengan berbagai semangat diatas yaitu masalah upaya pemerintah dalam merampungkan program privatisasi sejumlah perusahaan negara (BUMN) yang hingga kini masih belum selesai.
BBM Indonesia: Seklumit Ironi Kebijakan Ekonomi Pemerintah Mei 25, 2008
Posted by amirmahmuds in Keuangan.Tags: bbm, bbm indonesia, kebijakan ekonomi, pemerintah
1 comment so far
Akhirnya pemerintah berani juga menaikkan harga BBM setelah melalui pembahasan bahkan perdebatan yang panjang dengan didukung adanya protes dari berbagai elemen masyarakat. Harga premium jadi Rp 6000, solar jadi Rp 5500 dan minyak tanah jadi Rp 2500. Meskipun pemerintah berusaha meyakinkan rakyat dan pasar melalui berbagai argumen berdasarkan data dan fakta baik berdasarkan indikator keuangan maupun non-keuangan, dan juga didukung upaya nyata pemerintah untuk mengganti subsidi BBM yaitu berupa BLT dan subsidi lainnya, namun sepertinya rakyat dan juga pasar masih belum sepenuhnya percaya dengan manfaat dari upaya tersebut. Lihat saja demo masih saja muncul dimana-mana. Dari reaksi pasar, IHSG justru melemah (per 23/05 merosot 37 point ke titik 2.465, 955) dan kurs rupiah juga melemah (per 23/05 bertengger di posisi 9.308 bahkan sempat ditransaksikan di level 9.342 padahal seminggu sebelumnya berada di posisi 9.200-an). Mengapa ini terjadi, karena ancaman inflasi pasca kenaikan BBM sudah di depan mata. Pelaku pasar masih hati-hati memegang uang rupiah akibat kebijakan ini.
Ahmadiyah: Suatu Perspektif SDM India April 25, 2008
Posted by amirmahmuds in Serba-Serbi.Tags: ahmadiyah, india, mirza ghulam ahmad, SDM, sumberdaya manusia
add a comment
Jika melihat perkembangan aliran Ahmadiyah belakangan ini khususnya di Indonesia dan di seluruh dunia pada umumnya, sungguh semakin “panas’. Deras protes terus mengalir dari tantangan untuk melakukan dialog dan debat terbuka hingga kekerasan yang berujung pada anarkis. Semua mata sebenarnya tertuju pada sosok sang pendiri aliran yang dianggap oleh penganut Islam mainstream adalah sesat yaitu Mirza Ghulam Ahmad, seorang tokoh yang hidup di abad ke-19 tepatnya di tahun 1835-1908. Penyulut gelombang protes dikarenakan dia menganggap dirinya Al Mahdi dan Al Masih, bahkan menyebut dirinya Nabi dan Rosul yang dituangkan dalam “kitab suci”nya yaitu Tadzkirah. Meskipun aliran ini pecah menjadi dua golongan yaitu Ahmadiyah Qadian (yang mengganggap bahwa dia adalah nabi) dan Ahmadiyah Lahore (yang menganggap bahwa dia adalah sebatas pembaharu atau mujaddid), namun kaum muslim tetap mengagggap bahwa kedua sempalan Ahmadiyah tersebut adalah sama saja sesatnya sesuai dengan apa yang dia tulis dalam “kitab suci”nya.
BBM Indonesia: Politik Bisnis atau Bisnis Politik? Maret 20, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: bbm, bisnis, politik
2 comments
Sungguh membingungkan jika kita mengamati wacana pemerintah dalam rencana menetapkan harga BBM di negara kita belakangan ini. Sepertinya pemerintah tidak konsisten dengan apa yang diucapkannya sendiri. Beberapa waktu lalu, pemerintah (melalui Wakil Presiden) sempat menegaskan bahwa dalam kurun tahun 2008 ini (dan mungkin hingga tahun depan) BBM tidak akan naik karena efek ekonomi dan sosial dinilai terlalu mahal. Agar tidak membebani anggaran, pemerintah (yang juga diungkapkan oleh Wakil presiden dengan waktu yang berbeda-beda) akan menerapkan beberapa kebijakan, dari menyarankan mobil mewah untuk membeli Pertamax dan Pertamax Plus yang non-subsidi, menciptakan premium baru ber-oktan 90, hingga berencana membatasi konsumsi BBM melalui alat kontrol BBM (kartu pintar). Namun anehnya, belakangan ini ditegaskan bahwa pemerintah (lagi-lagi melalui Wakil Presiden) membuka kemungkinan untuk menaikkan harga BBM demi menyelamatkan keuangan negara (JP, 19/03/08). Lantas mana yang benar?
Sumber Minyak Melimpah di Luar Angkasa Februari 18, 2008
Posted by amirmahmuds in Serba-Serbi.Tags: Luar Angkasa, Minyak, Saturnus, Sumber Minyak, Titan
1 comment so far
Strategi BBM Pemerintah: Efektifkah? Februari 13, 2008
Posted by amirmahmuds in Strategi.Tags: bbm, Indonesia, pemerintah, Strategi
2 comments
Dengan terus meningkatnya harga minyak mentah dunia, dan juga seiring dengan terus meningkatnya laju konsumsi BBM dalam negeri, pemerintah sepertinya berusaha sekuat tenaga untuk tidak menaikkan harga BBM khususnya untuk premium dan solar non-industri paling tidak di tahun ini (mungkin juga di tahun depan). Upaya ini dilakukan selain agar tidak membebani rakyat, juga (mungkin) karena moment-nya kurang tepat karena tahun ini menjelang pilihan presiden (pilpres) yang rencananya digelar tahun depan, apalagi nampaknya SBY-JK akan mencalonkan lagi. Seperti diketahui bahwa kebijakan menaikkan harga BBM adalah sangat tidak populis dan dapat melemahkan persepsi terhadap pemerintah sehingga (mungkin) dikhawatirkan akan mengganggu rencana pencalonan tersebut. Di satu sisi rakyat memang diistimewakan, namun disisi lain anggaran negara akan terkuras untuk subsidi BBM ini. Akan tetapi beban ini nampaknya berusaha untuk dihindari.










